Reka Silvana
03018-129-8
UJIAN PRAKTEK BAHASA INDONESIA
Debat : Siswa SMK tidak perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang
lebih tinggi karena sudah memenuhi kriteria ”siap kerja”
Pro:
Hal ini
mungkin dipilih setelah melihat kondisi ekonomi keluarga yang kurang mendukung
untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
Beberapa keuntungan bila bekerja adalah:
Ø Belajar dari pengalaman; bekerja bisa dibilang membuktikan teori
yang kita pelajari di kuliah, tanpa mempelajari teori mungkin kita akan lebih
sulit dalam bekerja namun itu bukanlah sebuah kekurangan karena pengalaman
adalah guru terbaik.
Ø Pengalaman kerja; sudah tentu bekerja memberikan pengalaman berbeda
yang bisa menjadi keunggulan tersendiri dibanding mereka yang masih duduk
dibangku kuliah. Mendapatkan pengalaman kerja, artinya selangkah lebih maju dibandingkan
mahasiswa lainnya.
Ø Jenjang karir; setiap orang memulai jenjang karirnya dari bawah
lalu perlahan naik. Bila anda memulai meniti karir lebih awal maka harusnya
anda dapat mencapai jenjang atas lebih dulu dibandingkan orang lain. Berbeda
dengan lulusan kuliah tanpa pengalaman kerja, biasanya mereka mesti meniti dari
bawah.
Siswa SMK telah mengikuti praktek
kerja industri sehingga telah mantap dalam melakukan pekerjaan kantor,
setidaknya telah memiliki pengalaman walaupun hanya 3 sampai 6 bulan.
Kontra :
Penempatan pekerjaan setelah lulus SMK biasanya tidak sesuai dengan
jurusan yang kita pelajari, contoh :
Ø Salah satu murid SMKN 17 tahun ajaran 2013/2014 setelah lulus, dia
bekerja di toko baju “Keris” padahal jurusannya Administrasi Perkantoran.
Sarjana Nganggur Bertambah Tiap Tahun
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA -
Jumlah lulusan diploma maupun universitas di Indonesia yang menjadi pengangguran
jelang akhir tahun 2013, ternyata masih terbilang tinggi.
Hal itu, diakui oleh Menteri
Tenagakerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin
Iskandar. Ia mengungkapkan, 610 ribu dari total 7,17 juta pengangguran
terbuka di Indonesia, adalah "pengangguran
intelektual" atau dari kalangan lulusan universitas.
Rincinya, kata Muhaimin, 190 ribu dari 610 ribu pengangguran
intelektual itu adalah lulusan pendidikan diploma I/II/III. Sementara lulusan
strata I universitas yang menganggur mencapai 420 ribu orang.
Kalau yang Sarjana saja menganggur, apa lagi yang tingkat
pendidikannya lebih rendah seperti SMK? Maka dari itu kita perlu melanjutkan
pendidikan lebih tinggi dan jangan pernah puas dengan Ijazah SMK jika ada
ijazah yang lebih tinggi.
Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)
Secara khusus,
para pemimpin sepakat untuk mempercepat pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN
menjadi tahun 2015 dan mentranformasikan kawasan ASEAN menjadi suatu kawasan
dimana terdapat aliran bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja
terampil, serta aliran modal yang lebih bebas
Dengan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, siswa SMK akan
membantu untuk menghadapi MEA (pasar bebas).
Kesimpulan:
Apapun
pilihannya; bekerja baru kuliah atau kuliah lalu bekerja, semua baik untuk
dilakukan. Karena kesuksesan tidak selalu datang dari bangku sekolah dan ingat
pula bahwa hanya sedikit orang yang putus sekolah atau tidak kuliah lalu sukses
di dunia.
Intinya adalah kuliah untuk menunjang pekerjaan yang lebih baik, sedangkan bekerja untuk membiayai kuliah untuk tingkat lanjut. Namun jika pandai membagi waktu, lebih bagusnya lagi adalah kuliah sambil kerja. Contohnya saja, jika anda seorang lulusan sma kemudian bekerja sambil kuliah D3, maka ketika anda lulus D3, biasanya otomatis kantor memberi promosi jabatan atau naik jabatan. Begitupun selanjutnya S1 (naik jabatan lagi), namun kembali lagi, harus konsisten, saat bekerja, kuliah tidak dinomorduakan meskipun kerja jadi prioritas.
Intinya adalah kuliah untuk menunjang pekerjaan yang lebih baik, sedangkan bekerja untuk membiayai kuliah untuk tingkat lanjut. Namun jika pandai membagi waktu, lebih bagusnya lagi adalah kuliah sambil kerja. Contohnya saja, jika anda seorang lulusan sma kemudian bekerja sambil kuliah D3, maka ketika anda lulus D3, biasanya otomatis kantor memberi promosi jabatan atau naik jabatan. Begitupun selanjutnya S1 (naik jabatan lagi), namun kembali lagi, harus konsisten, saat bekerja, kuliah tidak dinomorduakan meskipun kerja jadi prioritas.
DAFTAR PUSTAKA
tribunjogja.com
https://www.google.co.id/?gws_rd=ssl#q=bukti+perusahaan
referensi:
DIREKTORAT JENDRAL (pengolahan dan pemasaran hasil pertanian)
Sumber: Sekretariat Negara RI (2014)
Unduhan: http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=7911 pada 15 Desember 2014
Unduhan: http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=7911 pada 15 Desember 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar